ANALISIS WACANA KRITIS
(PENDEKATAN SARA MILLS)
Dosen Pengampu: DR. Gusnawati, M. Hum
Oleh:
Mustakim
P0500221402
Program Studi Magister Linguistik
Fakultas Sastra
Universitas Hasanuddin
2015
Judul: Sebulan, Gadis Jepang ini disekap
dan jadi budak seks
A.
Pengantar
Isu perempuan, gender dan
feminisme pada era tahun 1980-an belum dianggap penting atau perlu ada untuk
dibahas dalam lingkungan perguruan tinggi dan di masyarakat kita. Kurung waktu
tersebut isu perempuan yang banyak dibahas adalah kodrat wanita dan mitra
sejajar.Saat ini, gender, perempuan dan kesetaraan gender yang kesemuanya menyatu
dalam wacana gerakan feminisme telah mengambil tempatnya tersendiri dalam
masyarakat utamanya dalam lingkungan akademik.Kondisi ini turut mengantarkan
gejolak gerakan feminisme sebagai suatu pendekatan teoritis juga tidak lagi
dianggap sebagai hal tak membumi atau asing.
Seorang feminis Indonesia
pernah berkomentar bahwa esensi gerakan feminisme adalah perjuangan agar
perempuan dan laki-laki tidak didiskriminasi di semua bidang
kehidupan….(Saparinah Sadli: 2010).Dalam pandangan beliau jelas terlihat bahwa
terdapat hal yang salah dan harus dikoreksi serta direskonstruksi dalam
kehidupan bermasyarakat kita khususnya relasi dan perlakuan system sosial atas
perempuan.